Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, Wahyu Setyabudhi, SH., MH membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting Menuju Penyelenggaraan Pelayanan PAUD Berkualitas serta Penguatan Implementasi Konsep Dasar PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (29/12), bertempat di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh Kepala Taman Kanak-Kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Kelompok Bermain yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Buol. Kehadiran para pengelola satuan pendidikan anak usia dini tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan stunting sejak dini melalui layanan PAUD yang berkualitas dan terintegrasi.

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Penguatan PAUD-HI Tahun 2025 (Foto: Jefri)

Dalam sambutannya, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol menegaskan stunting merupakan tantangan serius pembangunan sumber daya manusia karena tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan kognitif, kesehatan jangka panjang, dan produktivitas di masa depan.

Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama dan harus dimulai sejak masa kehamilan hingga usia dini. Implementasi konsep PAUD Holistik Integratif dinilai menjadi kunci dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal melalui layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak.

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Penguatan PAUD-HI Tahun 2025 (Foto: Jefri)

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting serta peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh kepala satuan TK, PAUD, dan Kelompok Bermain dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip PAUD-HI secara konsisten di lingkungan masing-masing, sehingga terwujud pelayanan PAUD yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak di Kabupaten Buol. (Jefri H. Moonti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *