Pemerintah Kabupaten Buol terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peninjauan langsung lokasi Kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako (Untad) sekaligus pelaksanaan presentasi hasil kerja Tim PSDKU Untad Buol, Jumat (27/2/2026), bertempat di Aula Lantai III Pobokidan Kantor Bupati Buol.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Buol Dr. H. Risharyudi Triwibowo, MM., didampingi Wakil Bupati Dr. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol, jajaran pimpinan perangkat daerah, tim akademisi Universitas Tadulako, kepala sekolah, tokoh adat, serta unsur masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Buol menegaskan bahwa kehadiran PSDKU Untad di Kabupaten Buol merupakan investasi strategis jangka panjang untuk menjawab keterbatasan akses pendidikan tinggi yang selama ini dihadapi masyarakat akibat faktor jarak dan biaya studi di luar daerah.

Kunjungan Tim PSDKU Untad Palu dan presentasi hasil kerja Tim PSDKU (Foto: Sari)

Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan sektor pendidikan memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kehadiran kampus diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui berkembangnya sektor jasa, usaha mikro kecil menengah (UMKM), hingga peningkatan perputaran ekonomi masyarakat.

Ketua Tim PSDKU Untad Buol, Moh. Nur Korompot, dalam laporannya menjelaskan bahwa proses pengusulan pembukaan program studi saat ini berjalan paralel antara penyempurnaan administrasi dan penyiapan sarana prasarana. Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan ruang perkuliahan, aksesibilitas mahasiswa, serta standar fasilitas akademik seperti laboratorium dan perpustakaan sesuai ketentuan kementerian.

Sementara itu, Tim Penyusun Proposal PSDKU Untad yang dipaparkan oleh Dr. Darsikin, M.Si., menyampaikan bahwa sejumlah dokumen utama telah disiapkan, meliputi proposal pendirian program studi, kurikulum berbasis kebutuhan daerah, profil lulusan, serta dukungan data potensi mahasiswa. Berdasarkan data sekolah di wilayah Buol, terdapat sekitar 2.700 lulusan SMA dan SMK setiap tahun yang menjadi potensi besar keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan tinggi di daerah.

Kunjungan Tim PSDKU Untad Palu dan presentasi hasil kerja Tim PSDKU (Foto: Wawan)

Adapun program studi yang direncanakan dibuka pada tahap awal meliputi Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Administrasi Publik, yang dirancang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam penyediaan tenaga pendidik dan aparatur pemerintahan yang profesional.

Wakil Bupati Buol menambahkan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan, renovasi gedung, serta fasilitasi administratif guna mempercepat penerbitan izin operasional, sehingga proses penerimaan mahasiswa baru ditargetkan dapat segera dibuka setelah persetujuan kementerian diterbitkan.

Peninjauan lapangan dan presentasi teknis diakhiri dengan diskusi antara Pemerintah Daerah dan tim akademisi Universitas Tadulako untuk mematangkan dokumen akhir yang selanjutnya akan dipresentasikan di hadapan pihak rektorat dan Kementerian Pendidikan Tinggi.

Melalui langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap kehadiran PSDKU Untad dapat menjadi pusat pertumbuhan pendidikan baru di wilayah perbatasan Sulawesi Tengah, sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Wayan Irmayani)

________________________________________
Reporter: Andriani Sari dan Wawan Isa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *