Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya percepatan penurunan stunting, melalui penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Buol Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (31/01/2026) di Hotel Surya Wisata Buol.
Mewakili Bupati Buol, Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Buol, Wahyu Setyabudhi, S.H., M.H. secara resmi membuka Muscab IBI Kabupaten Buol. Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”, yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan nasional maupun daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Buol yang dibacakan oleh Asisten Administrasi dan Umum, ditegaskan bahwa peran bidan saat ini tidak hanya terbatas pada pelayanan medis, tetapi juga sebagai pendamping keluarga, edukator kesehatan, serta penggerak perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.
”Peran bidan sangat vital, terutama dalam upaya pemerintah menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kecamatan,” ujarnya saat membacakan sambutan.
Salah satu penekanan dalam sambutan tersebut adalah penanganan dan pencegahan stunting. Pemerintah Kabupaten Buol telah menetapkan penurunan stunting sebagai program prioritas daerah yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor secara berkelanjutan. Dalam konteks ini, IBI dipandang memiliki posisi strategis karena jaringan organisasinya menjangkau hingga tingkat desa, sehingga efektif dalam memberikan edukasi gizi, pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga berisiko stunting.

Pemerintah Daerah berharap Muscab IBI Kabupaten Buol mampu melahirkan program kerja yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar.
Ketua IBI Cabang Kabupaten Buol, Yuniarti Turungku, S.Tr.Keb., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muscab merupakan forum musyawarah tertinggi organisasi di tingkat kabupaten yang dilaksanakan setiap lima tahun. Muscab menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya serta menyusun rencana strategis organisasi ke depan.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab IBI Kabupaten Buol. Ia menegaskan pentingnya sinergi berjenjang antara pengurus cabang, daerah, dan pemerintah daerah dalam memperkuat peran bidan pada pelayanan promotif dan preventif, terutama dalam penurunan angka kematian ibu dan bayi serta percepatan penurunan stunting.

Dalam laporan panitia disampaikan bahwa jumlah bidan di Kabupaten Buol saat ini mencapai 348 orang yang tersebar dalam 12 ranting di seluruh kecamatan. Peserta Muscab berjumlah 60 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing ranting.
Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kapasitas dan kesejahteraan tenaga kesehatan, termasuk bidan, melalui kebijakan yang berpihak pada penguatan sektor kesehatan. Melalui Muscab ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dalam mewujudkan pelayanan kebidanan yang berkualitas, berkesinambungan, serta berdampak nyata bagi penurunan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Buol. (Wayan Irmayani)
_________________________________________
Reporter: Andriani Sari dan Wawan Isa
