Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Buol menggelar Konferensi Daerah (Konferda) ke-II Tahun 2026 di Aula SMKN 1 Biau, Sabtu (17/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi penguatan organisasi, evaluasi kinerja, serta regenerasi kepemimpinan AGPAII dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Konferda II AGPAII Kabupaten Buol secara resmi dibuka dan dihadiri oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol Dr. H. Nurkhairi, S.Ag., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol Muhammad A. Singara, S.Ag, Ketua DPW AGPAII Provinsi Sulawesi Tengah Emi Indra, S.Ag., M.Pd.I, jajaran pengurus AGPAII, akademisi, serta para guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Buol.

Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Imron, S.Pd., Gr menyampaikan bahwa Konferda II AGPAII Kabupaten Buol dilaksanakan sebagai forum organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja periode sebelumnya, menyusun rencana strategis ke depan, serta memilih pengurus baru untuk masa bakti 2026–2030. Konferda ini mengusung tema “Revitalisasi Organisasi dalam Mewujudkan Guru Pendidikan Agama Islam yang Profesional, Sejahtera, dan Cinta dalam Keberagaman.”
Ketua DPD AGPAII Kabupaten Buol, Samsudin Suleman, S.Pd., M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan berbagai capaian organisasi selama masa kepengurusan, di antaranya pendampingan data guru PAI, pelaksanaan workshop peningkatan kompetensi, pelatihan literasi dan transformasi digital, fasilitasi Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta advokasi kesejahteraan guru. AGPAII juga aktif menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dan berpartisipasi dalam agenda organisasi tingkat wilayah dan nasional.
Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Provinsi Sulawesi Tengah Emi Indra, S.Ag., M.Pd.I menegaskan bahwa Konferda merupakan tonggak penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan guru PAI. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga proses pemilihan pengurus dengan adab, kedewasaan, dan kebersamaan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol Dr. H. Nurkhairi, S.Ag., M.Si menekankan pentingnya revitalisasi AGPAII sebagai motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan agama. Ia menyampaikan komitmen Kementerian Agama untuk terus membersamai guru PAI melalui pendampingan, serta mengajak seluruh pihak menjaga keteladanan, persatuan, dan sinergi dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru Pendidikan Agama Islam atas dedikasi dan pengabdian dalam membangun karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa Konferda merupakan bagian penting dari proses revitalisasi organisasi agar pengelolaan AGPAII semakin efektif, profesional, dan adaptif terhadap dinamika zaman.
“Kami memandang Bapak dan Ibu guru sebagai pejuang pencerahan dan pejuang peradaban. Karena kemajuan suatu daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Peran guru Pendidikan Agama Islam berada di titik yang sangat strategis dalam membangun karakter, moral, dan nilai-nilai kebangsaan generasi penerus,” ujar Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh anggota AGPAII untuk menjaga kebersamaan dan memilih pengurus dengan hati yang jernih dan penuh tanggung jawab. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Kementerian Agama dan AGPAII, meskipun di tengah keterbatasan fiskal dan tantangan efisiensi anggaran.
Konferensi Daerah II AGPAII Kabupaten Buol diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan organisasi yang solid, program kerja yang relevan, serta memperkuat peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun pendidikan yang bermutu, berkarakter, dan berkeadaban di Kabupaten Buol. (Wayan Irmayani)
________________________
Reporter: Andriani Sari
